Senin, 13 Desember 2010

Paru - Paru Dunia yang telah hilang

Paru - paru dunia adalah hutan, itu tdk bisa dipungkiri oleh siapapun, namun pada zaman sekarang untk mencari hutan tdklah semudah dulu lagi karena hutan sudah habis dibabat oleh oknum atau perusahaan yg menjual nama
masyarakat untk membabat hutan tanpa adanya penghijauan kembali.
jadi tdk heran kalau hutan sangat sulit ditemukan.
Maka tdk heran kalau pada saat siang hari bumi semakin memanas.
Kalau kita tengok kebelakang 10 tahun yang lalu bumi msh segar dinikmati.
Kenapa dalam jangka hanya 10 tahun bgt cepat berubah?
Pemimpin negri ini tidak tahu atau pura-pura tdk tahu?
Oh saya tau, disaat siang yg terik mereka tidur diruangan yg memiliki AC, disaat perjalanan mereka juga naik mobil yg ada AC nya, jd wajar saja kalau mereka lupa akan panasnya dunia.
Hutan sekarang hanyalah topeng pak pemimpin yg terhormat kayu meranti, kempas, daru - daru sudah jadi sawit, buka mata bpak.
Kami mohon kembalikanlah AC kami yg dirampas perusahaan pak pemimpin yg terhormat.

Minggu, 12 Desember 2010

GELAPNYA KOTAKU DIKALA MALAM

             DEMO YANG DILAKUKAN MASYARAKAT BERSAMA MAHASISWA HIPMAWAN


Kala Pembangunan gedung pemerintahan mencuat bagaikan jamur yang tumbuh dikala musim hujan namun tersebutlah sebuah kota kecil atau desa yang sudah mulai berkembang menjadi kota kecil yakni di ibukota Kecamatan Pangkalan Kuras.
Sorek, begitu orang menyebut kota kecil ini.
Terletak dijalan lintas timur lebih kurang 40 Menit dari ibukota Kabupaten Pelalawan, dan sekitar 1.45 menit dari ibukota Provinsi Riau.
kalau kita lihat keadaan atau kondisinya yang sangat strategis tentu banyak masyarakat yang memnanamkan harapan supaya nanti Sorek menjadi kota besar.
Namun dibalik semua kelebihan diatas saya nilai masih banyak hal yang perlu dibenahi di sorek ini, salah satunya yaitu Kurangnya penerangan dikota kecil ini.
sangat aneh sekali pada malam hari sorek terkadang masih seperti kota mati tanpa penerangan.
ulah PLN ini sudah sering membuat masyarakat sorek menjadi jenuh dengan janji Pt Pln yang sering memberikan janji palsu kpd masyarakat sorek sehingga sudah sering terjadi demonstrasi warga karena masalah ini.
Sedangkan Pemerintah diam, seolah-olah tak berdosa kepada kelangsungan Sorek kedepanya.
baru baru ini dikabarkan lagi PLN ranting sorek akan dihidupkan 24 jam namun hal itu hanya janji muluk belaka bahkan sekarang masih sering terjadi Pemadaman Bergilir.
Sungguh Ironis dan sungguh malang nasib rakyat Sorek.
 Sehingga lebih tepat Sorek disebut "KOTA KENANGAN TEMPOE DOELOE" karena masih sering terjadi pemadaman listrik disaat malam.
Bangunlah Wahai Pemimpin, Kami takut kegelapan.